Bukannya tak bisa bersama, tapi kau yang tak ingin kita bersama. Kau ucapkan berbagai kata dusta, agar diriku tak lagi bisa merasa cinta. Kau robohkan menara harapan yang telah lama kubangun, kau hancurkan tembok kesetiaan yang susah payah kujaga, dan kau cemari sungai indah yang mengalir kenangan kita berdua. Lalu kau hanya tersenyum dan mengatakan, mungkin ini yang terbaik untuk menjadi akhir kita.
Kau yang membuat masalah, kau juga yang menjatuhkan air mata. Kau yang menanamkan cinta, kau juga yang menghancurkannya. Sungguh aku tak menyangka, kau begitu berubah, tak seperti cinta yang pertama kali kita berjumpa. Sekarang tatapan matamu hanya penuh dengan kebohongan, dan senyumanmu penuh dengan kepalsuan yang menyakitkan. Apa yang membuat dirimu menjadi mawar beracun seperti ini? Bukankah dulu kau seperti mawar indah yang bahkan tak memiliki duri?
Coba kau jelaskan, jadi apa arti kita selama ini?
Apa artinya aku terus berusaha menjaga hati, dan kau berusaha menjaga janji?
Apa artinya tatapan indah yang selama ini kujadikan matahari, dan senyum manis seperti senja yang menghangatkan hati?
Apa artinya cinta yang selalu kau nyatakan? Apa artinya rasa sayang yang selalu kau sampaikan melalui pelukkan? Mungkinkah semua hal itu juga hanya dusta yang selalu kau sembunyikan dari kenyataan?
Sudahlah, kau boleh pergi jika kau mau.
Tapi jangan pernah kembali, karena nanti aku sudah tak di sini lagi. Mungkin aku telah pindah ke lain hati, atau aku sudah tidak bisa mencintai lagi. Yang pasti, jika nanti kau putuskan untuk kembali, aku bukanlah sosok yang dulu lagi. Yang kau anggap sebagai sandaran hati, namun pada akhirnya hanya kau jadikan sebagai tempat bersembunyi, dari rasa sakit yang tak mampu kau habisi.
Walaupun kau pernah menyakiti, tetapi hati tetap ingin kau dijaga tanpa tersakiti. Setidaknya kau pernah menjadi pemilik hati, walaupun tak bertanggung jawab dalam menjaga hati. Semoga jika nanti kita bisa bertemu lagi, kau masih baik, sebaik kau menyakiti hati. Dan aku masih sama seperti dulu kala saat belum pernah merasakan cinta.
Bukannya tak bisa bersama, tapi kau yang tak ingin kita bersama. Kau ucapkan berbagai kata dusta, agar diriku tak lagi bisa merasa cinta. Ka...
Kita Tak Bisa Bersama
About author: Muhammad Mu'az
Cress arugula peanut tigernut wattle seed kombu parsnip. Lotus root mung bean arugula tigernut horseradish endive yarrow gourd. Radicchio cress avocado garlic quandong collard greens.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar: